Posts

Showing posts from September, 2012

The Spirit of Writing

 " ...Jika kau menulis kebaikan, mengapa kau sibuk mencari inspirasi?" F. Adzim Menulis, satu hal yang dilupakan dalam dunia pendidikan kita selama ini. Dari TK, SD, SMP, SMA, hingga perguruan tinggi kita diajarkan bermacam teori tentang menulis. Tetapi, yang sering dilupakan adalah, kenapa tidak semua lulusan sekolah di Indonesia memunculkan tulisannya? Kalau secara kultural, memang masyarakat kita masih masyarakat verbal, berkomunikasi dari mulut ke mulut. Semua pengetahuan pun disalurkan melalui kata-kata. Sehingga, akan sulit memberikan pembelaan terhadap sebuah hasil pemikiran. Yang lebih menyesakkan adalah kenyataan bhwa kita belum menjadi bangsa yang menjadikan aktivitas menulis sebagai sarana untuk meruntutkan pola pikir. Sehingga, kita terbiasa mempelajari tanpa bisa mengaplikasikannya. Seperti kasus dalam olimpiade dunia. Bukankah Indonesia selalu menyabet medali emas ? Tetapi kenapa rata-rata ilmuwan kita kalah dengan bangsa-bangsa lain? Karena kita ...

Menghargai Hasil Karya

“ Orang boleh pandai setinggi langit, selama tidak menulis ia akan hilang ditelan dunia” (Pramodya) Seorang penulis adalah seorang pencerah, ia selalu melihat sebuah fenomena dari pandangan spasial yang utuh dan menyeluruh. Artinya, sebuah peristiwa tidak dilihat sebagai satu hal yang benar saja, atau salah saja. Tetapi, harus bisa melihat dari dua sisi sekaligus untuk kemudian menuliskannya ke dalam sebuah tulisan yang penuh makna. Menulis tidak hanya untuk alasan-alasan pragmatis saja, tetapi juga untuk alasan-alasan idealis. Misalnya saja untuk menyampaikan kebenaran, mengajak pada kebaikan, mencegah kemungkaran dan mencerahkan masyarakat. Bukan secara terang-terangan, tetapi secara tersirat di dalam tulisannya saja. Boleh dikatakan, menjadi seorang penulis itu harus siap menjadi seorang yang bergerak di belakang layar. Fisik boleh biasa saja, latar belakang sosial boleh terbelakang, otak boleh biasa-biasa saja, tetapi pemikiran dan daya kritis harus selalu diasah. Karen...

Menang tanpo Ngasorake

Menang tanpa harus membuat orang lain merasa kalah, pepatah inilah yang pada saat ini jarang kita temukan dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan, meskipun dari tahun ke tahun tingkat pendidikan masyarakat Indonesia bertambah tetap belum mampu memunculkan kepemimpinan yang demikian. Kepemimpinan yang ada pada saat ini adalah ‘membelalakkan mata ke atas dan menutup mata ke bawah.’ Artinya, semakin tinggi tingkat pendidikan seseorang belum mampu membuat perubahan yang signifikan dalam kepemimpinan masyarakat. Padahal, dengan kondisi ekonomi-sosial masyarakat yang masih rendah dibutuhkan kepemimpinan yang selalu melihat apa yang ada di bawah untuk bergerak ke atas. Seperti kertas yang diberi tinta di ujungnya. Jika ujung bawahnya dicelupkan sedikit ke air, maka tinta akan terangkat mengikuti arah rembetan air yakni ke atas. Kepemimpinan yang bening seperti air, akan membuat siapa saja yang berinteraksi menjadi segan. Kawan ataupun lawan, pasti akan membantu dan mendukung kinerjanya un...

Fenomena Tawuran dan Carut-Marut Bangsa

Image
Seiring dengan berkembangnya jumlah penduduk Indonesia, maka bertambah pula permasalahan yang muncul. Mulai dari permasalahan dalam kehidupan sehari-hari sampai permasalahan yang melibatkan kehidupan berbangsa dan bernegara. Permasalahan yang sampai sekarang membuat kita berasa digiring pada opini anti-pemerintah termasuk gurita korupsi yang terjadi di mana-mana. Belum selesai satu kasus, sudah ada kasus lain yang sudah menunggu. Sehingga, publik seolah dibuat bebal oleh penangananya yang berlarut. Berbeda dengan maling ayam yang ketahuan, langsung divonis selama tiga bulan meski sebenarnya hukuman tersebut tak sebanding. Dari permasalahan hukum kita yang cenderung tumpul ke atas dan tajam ke bawah inilah sebenarnya permasalahan bangsa muncul. Dengan kekuasaan dan kekuatan uang, mudah saja bagi mereka untuk terhindar dari proses dan keputusan hukum. Penjara hanya identik sebagai ruang transit yang tak ubahnya dengan hotel berbintang, mengingat fasilitas khusus yang seringkali di...