Posts

Showing posts with the label Serba-serbi Indonesiaku

Seleksi CPNS dan Reformasi Birokrasi

Moratorium yang diputuskan oleh Mendagri sejak tahun 2010 telah dicabut per 2013 ini. Artinya, berbagai lembaga pemerintahan pun membuka peluang putra-putri bangsa terbaik untuk memperebutkan kursi yang tersedia. Penumpukan lulusan sarjana selama tiga tahun terakhir, tentu membuat persaingan memperebutkan kursi cpns sangat ketat. Di beberapa tempat, bahkan telah dilaksanakan sistem ujian berbasis elektronik yang diklaim dapat meningkatkan kredibilitas hasil ujian. Di tempat lain, masih mempertahankan seleksi tradisional secara manual yang ujiannya serentak dilaksanakan pada tanggal 3 november. Sebagus-bagus sistem tetap saja memiliki kekurangan, termasuk dalam seleksi cpns ini. Proses seleksi yang cukup panjang dengan jarak ujian dan pengumuman kelulusan tentu menjadikan masyarakat was-was dengan isu-isu KKN. Di sisi lain, panitia akan kesulitan jika waktunya dipersingkat. Pada akhirnya, para peserta seleksi awam pun tak terlalu memikirkan permasalahan ini karena telah sibuk deng...

Mewariskan Sungai untuk Anak Cucu

Image
Saat ini, perkembangan jumlah penduduk meningkat dengan pesat. Berdasarkan data statistik, jumlah penduduk Indonesia saat ini sejumlah 240 juta jiwa. Setiap orang membutuhkan 3 kebutuhan pokok   yakni pangan, sandang dan papan. Dalam kehidupan modern, syarat utama seseorang bisa percaya diri dalam masyarakat adalah dengan memiliki rumah sebagai tempat tinggal. Semakin mewah rumah yang dibangun, semakin meningkat pula gengsi yang dimiliki orang tersebut. Akibatnya, orang-orang kaya banyak yang membangun rumah mewah nan megah. Sedangkan orang-orang miskin hanya mampu membuat gubuk-gubuk kecil yang terkadang rawan gusur karena tidak memiliki sertifikat. Kondisi ini telah membuka peluang bagi para kontraktor dalam ekspansi pembangunan perumahan. Dengan kondisi lahan yang banyak beralih fungsi menjadi hunian, maka semakin menipislah areal-areal pertanian produktif. Apalagi, para petani saat ini tidak mendidik anaknya untuk menjadi seorang petani tetapi menjadi pegawai kantoran. ...

Menuju 2014, Pilih Partai atau Figur?

            Menjelang   pergantian rezim, berbagai peristiwa menarik dan tak terduga bermunculan satu demi satu. Pada tahun 2013 ini, berita penurunan elektabilitas partai berkuasa (baca: Demokrat) sepertinya mengawali peristiwa besar lainnya. Kasus-kasus korupsi yang menjerat para kader, secara perlahan menjadi semacam kanker yang tidak terlihat tetapi mematikan. Dukungan media kita yang bahkan lebih bebas daripada pers di Amerika sekalipun, turut memberikan pembelajaran yang sangat berharga pada masyarakat. Dari sepuluh partai baru yang lolos verifikasi partai politik (parpol) peserta pemilu 2014, hanya satu partai yang sempat menggebrak yaitu Nasdem atau Nasional Demokrat. Pada awalnya, harapan publik tentang keraguan terhadap kepemimpinan bangsa yang dipimpin oleh para ‘orang tua’ mendapat titik terang. Dengan semangat perubahan, partai bentukan Surya Paloh ini mengikrarkan diri sebagai partai perubahan. Meskipun, k...

Mari Mencintai “Samudera” Kita

Bulan ini, 51 tahun yang lalu satu peristiwa yang mengharu biru adalah terjadinya satu mozaik perjuangan mewujudkan kemerdekaan di samudera. Sedikit tidak lazim, karena pertempuran-pertempuran yang lain terjadi di wilayah daratan Indonesia. Apalagi, para pejuang belumlah memiliki peralatan yang canggih seperti yang dimiliki oleh tentara angkatan bersenjata kita. Seperti yang tercantum dalam buku-buku sejarah kita, pada peristiwa tersebut gugur seorang pahlawan Yoes Sudarso yang namanya diabadikan sebagai gugus pulau di kaki kepala burung Pulau Papua. Serta wakilnya, yakni Sudomo yang mempertaruhkan nyawa untuk menyelamatkan dua kapal lain. Sebuah pesan semangat dari sejarah yang barangkali mulai kita lupakan karena mengurusi hal-hal sepele yang berujung pada kerusuhan, bahkan sampai kekerasan. Sepertinya, bangsa ini harus kembali diingatkan betapa kita memiliki kekayaan laut yang sangat besar dan luas. Hanya saja, sepertinya saat ini sudah mulai disingkirkan oleh para generasi p...