Selama ini, keterampilan menulis belum menjadi kebutuhan dalam dunia pendidikan kita. Terbukti dari jumlah judul buku yang terbit dalam waktu setahun. Sebagai perbandingan, di kawasan negara-negara Asia kita menempati posisi yang cukup rendah. Memang Indonesia tidak bisa dibandingkan dengan Cina, yang berpenduduk 1,3 miliar jiwa mampu menerbitkan 140.000 judul buku baru setiap tahunnya. Vietnam dengan 80 juta jiwa menerbitkan 15.000 judul buku baru per tahun, Malaysia berpenduduk 26 juta jiwa menerbitkan 10.000 judul, sedangkan Indonesia dengan 220 juta jiwa hanya mampu menerbitkan 10.000 judul pertahun (Enjang A.S,2011). Kondisi demikian diperparah dengan kuantitas dan kualitas jurnal yang terbit di Indonesia yang lagi-lagi masih kalah dibandingkan dengan negara tetangga. Hal inilah yang kemudian mendorong Dikti melalui Mendiknas menerbitkan dua surat edaran perihal publikasi karya ilmiah. Pertama, surat edaran bertanggal 30 Desember 2011 (Nomor 250/E/T/2011) perihal kebijakan u...
Comments
Post a Comment