Posts

Tragedi Mendoan

Beberapa hari ini, siap-siap saja gigit jari jika ingin mencari mendoan hangat di warung-warung angkringan. Harga kedelai yang melambung tinggi, memicu protes dari para pembuat tempe di seluruh Indonesia. Akibatnya, produksi tempe sebagai lauk paling populer di negeri kita ini pun terhenti. Bagi para pecinta menu angkringan, saya kira peristiwa ini menjadi tragedi yang cukup serius. Pasalnya, secara tidak langsung tempe merupakan bahan dasar lauk yang ada di menu-menu seperti nasi kucing, mendoan, oseng-oseng tempe hingga campuran nasi goreng. Di negeri ini, terlalu banyak orang pintar, tetapi hanya sedikit yang peduli dengan tugas dan tanggung jawab terhadap kepintarannya. Seperti yang terjadi sebelum melambungnya harga kedelai akibat permainan pasar eksportir Amerika, kasus impor daging sapi telah menjadi salah satu kasus suap terbesar di Indonesia. Prasangka pun pasti muncul, apakah ada permainan juga di dalam kasus naiknya kedelai kali ini. Sungguh, di negeri yang kaya ray...

Pentingnya Pendidikan Usia Dini untuk Karakterisasi Bangsa

           Masalah moral bangsa yang oleh sebagian besar kalangan tengah berada di bawah standar Indonesia ini, merupakan permasalahan yang sangat serius. Peristiwa yang sudah terjadi, terkadang belum cukup untuk dijadikan pelajaran bagi sebagian lainnya. Hal ini bisa dipahami mengingat tingkat pendidikan dan kemampuan aplikasi teori ke dalam praktik setiap orang berbeda. Lingkungan yang tidak kondusif untuk belajar atau terlalu kondusif untuk berlaku korup, turut menjadi sebab berbagai permasalahan bangsa pada saat ini. Permasalahan ini tidak hanya permasalahan yang terjadi saat ini. Bisa jadi, masalah ini muncul berdasarkan pengembangan aspek moral yang selama ini masih sebatas pada teori-teori saja di bangku persekolahan. Maka, wajar jika beberapa tahun yang lalu pembelajaran P4 tidak lagi diajarkan sebagai mata pelajaran khusus. Pengembangan moral dan karakter, tidak bisa dilaksanakan hanya sebatas pada teori bagaimana cara menjadi orang baik teta...

Pengembangan Home Stay untuk Menekan Pertumbuhan Hotel

            Tidak bisa dipungkiri, Jogja merupakan tujuan wisata nomor 2 setelah Bali. Eksotisme budaya yang terus berkembang, nilai-nilai tradisional yang masih banyak tersisa dan banyaknya pelajar dari luar kota masuk ke jogja membuat Jogja seolah miniatur Indonesia. Ikatan batin inilah yang membuat animo banyak orang-orang luar daerah menjadikan Jogja sebagai destinasi utama. Maka tidak heran jika pertumbuhan destinasi wisata pun tumbuh sangat pesat. Publikasi kuliner, tradisi hingga souvenir khas melalui berbagai media, turut meningkatkan minat turis, baik lokal maupun internasional untuk mengunjungi Jogja. Salah satunya adalah perkembangan pembangunan hotel yang sangat pesat.             Wilayah kota Jogja yang hanya memiliki total luas 3.185,80 meter persegi, tentu menjadi masalah dalam pengembangan pembangunan infrastruktur. Pembangunan yang baik harus memikirkan perma...

Sertifikasi dan Nasib Guru Honorer

Dewasa ini, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang sangat pesat. Bisa kita buktikan dengan mengecek dalam seminggu, berapa macam merek dan spesifikasi handphone baru muncul. Tentu, akan sangat banyak dengan fitur-fitur yang lebih sederhana dan canggih dan tangguh. Harganya pun beragam, sesuai dengan tingkat eksklusivitas, kecanggihan teknologi,   dan kesederhanaan bentuk. Akhirnya, dengan pengembangan yang berkelanjutan inilah masing-masing merek bisa bertahan dan bersaing. Begitupun di dalam dunia pendidikan kita pada saat ini. Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi semakin tidak terbendung. Keberadaannya tidak bisa ditolak dan dipungkiri. Karena memang pada dasarnya pendidikan memiliki keterkaitan erat dengan perkembangan peradaban. Bisa dikatakan pendidikan ada dan dibutuhkan dalam rangka mempersiapkan generasi muda untuk menjawab tantangan persaingan global. Fakta ini menuntut pendidik (baca: guru) untuk terus berinovasi dalam pembentukan mental anak. Kes...

Transformasi BUMD dengan UMKM

          Seyogyanya, pemerintah sebagaipengemban amanah UUD 1945 terutama pasal 33 mampu mengelola kekayaan alam untuk kemaslahatan bersama. Tidak hanya bergantung dari pajak semata, tetapi juga dari pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA). Sehingga, di samping melaksanakan amanah negara dalam ikut serta memeratakan kesejahteraan umum juga ikut andil dalam merangsang usaha-usaha berbasis masyarakat. Akan tetapi, timpangnya antara kuantitas SDA dengan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) idealism ini sepertinya masih belum bias terealisasi. Terbukti, banyak BUMD yang dibangun pemerintah untuk ‘menggerakkan’ perekonomian kerakyatan malah menjadi bancakan politik. Pembentukan manajemen tidak dilakukan secara professional tetapi kebanyakan menggunakan sistem nepotisme. Siapa yang dekat dengan birokrasi, maka merekalah yang memiliki kesempatan besar masuk ke dalam manajemen perusahaan tersebut. Jadi, tidak heran jika banyak BUMD dikelola secara tidak professional. K...

Kunjungan DPR dan Pengembangan Daerah Otonomi Khusus

Negeri kita tercinta ini sedang dalam kondisi yang sangat mengkhawatirkan, yakni terancam menjadi negara gagal. Hal ini sebagai akibat dari semakin banyaknya perilaku asli para anggota dewan sebagai lembaga legislatif yang “menyelewengkan” kekuasaannya. Sehingga, tidak mengherankan jika angka Golput dalam pemilihan kepala daerah ataupun pemilihan umum semakin meningkat dari tahun ke tahun. Seharusnya, ini menjadi catatan yang penting bagi anggota-anggota DPR untuk intropeksi diri. Belum sampai kembali percaya kepada para anggota dewan, publik kembali digemaskan dengan anggaran kunjungan ke luar negeri yang mencapai 23 triliun rupiah pada tahun 2012 ini. Jumlah ini hampir dua kali lipat dari jumlah dana yang dianggarkan untuk kepentingan Daerah Otonomi Khusus (DOK) yang hanya mencapai angka 13,2 triliun rupiah untuk 4 Provinsi. Rinciannya, Aceh mendapatkan sebesar 6,3 triliun rupiah, Provinsi Papua sebesar 4,3 triliun rupiah dan Provinsi Papua Barat 1,8 triliun ruiah plus i triliu...

Menuju 2014, Pilih Partai atau Figur?

            Menjelang   pergantian rezim, berbagai peristiwa menarik dan tak terduga bermunculan satu demi satu. Pada tahun 2013 ini, berita penurunan elektabilitas partai berkuasa (baca: Demokrat) sepertinya mengawali peristiwa besar lainnya. Kasus-kasus korupsi yang menjerat para kader, secara perlahan menjadi semacam kanker yang tidak terlihat tetapi mematikan. Dukungan media kita yang bahkan lebih bebas daripada pers di Amerika sekalipun, turut memberikan pembelajaran yang sangat berharga pada masyarakat. Dari sepuluh partai baru yang lolos verifikasi partai politik (parpol) peserta pemilu 2014, hanya satu partai yang sempat menggebrak yaitu Nasdem atau Nasional Demokrat. Pada awalnya, harapan publik tentang keraguan terhadap kepemimpinan bangsa yang dipimpin oleh para ‘orang tua’ mendapat titik terang. Dengan semangat perubahan, partai bentukan Surya Paloh ini mengikrarkan diri sebagai partai perubahan. Meskipun, k...