Idealisme Pancasila yang Alay
Secara historis, kita semua tahu bahwa Pancasila menjadi landasan ideologi bangsa tidak melalui perjalanan yang ringan. Butuh energi yang cukup banyak untuk menyusunnya menjadi satu kesatuan yang utuh. Setiap bagian dari usulan rumusan, masing-masing harus mampu merepresentasikan keseluruhan nusantara sebagai satu kesatuan. Bukan terpisah-pisah dalam memperjuangkan hak dan kewajibannya. N egara kita ini bukanlah negara homogen yang memiliki satu kesamaan budaya. Bahkan, bahasa yang digunakan dalam satu daerah dengan daerah yang lain pun memiliki ciri khasnya tersendiri. Misalnya saja, logat yang dipakai di Yogyakarta ada perbedaan yang mencolok dengan logat dari karesidenan Banyumas. Belum yang berada dipulau yang berbeda. Bahkan, ada lebih dari 500 bahasa dimiliki oleh bangsa kita ini. Sungguh, sebuah kekayaan yang tak ternilai harganya. Saya tidak menuliskannya sebagai bahasa daerah, karena bahasa-bahasa tersebut merupakan kepunyaan bangsa Indonesia. Sedangkan kedudukan bah...