Posts

Showing posts from June, 2012

Idealisme Pancasila yang Alay

Image
Secara historis, kita semua tahu bahwa Pancasila menjadi landasan ideologi bangsa tidak melalui perjalanan yang ringan. Butuh energi yang cukup banyak untuk menyusunnya menjadi satu kesatuan yang utuh. Setiap bagian dari usulan rumusan, masing-masing harus mampu merepresentasikan keseluruhan nusantara sebagai satu kesatuan. Bukan terpisah-pisah dalam memperjuangkan hak dan kewajibannya. N egara kita ini bukanlah negara homogen yang memiliki satu kesamaan budaya. Bahkan, bahasa yang digunakan dalam satu daerah dengan daerah yang lain pun memiliki ciri khasnya tersendiri. Misalnya saja, logat yang dipakai di Yogyakarta ada perbedaan yang mencolok dengan logat dari karesidenan Banyumas. Belum yang berada dipulau yang berbeda. Bahkan, ada lebih dari 500 bahasa dimiliki oleh bangsa kita ini. Sungguh, sebuah kekayaan yang tak ternilai harganya. Saya tidak menuliskannya sebagai bahasa daerah, karena bahasa-bahasa tersebut merupakan kepunyaan bangsa Indonesia. Sedangkan kedudukan bah...

Beda Pegawai Negeri. Swasta dan Pengangguran

Dalam masyarakat, status ekonomi menjadi satu hal yang amat mudah digunakan sebagai alat ukur kekuasaan. Orang dengan penghasilan terbesar, acap kali memiliki kekuasaan yang tidak terbatas. Termasuk, tidak perlu berbaur dengan masyarakat umum dan melakukan gotong-royong untuk mendapatkan perlakuan yang sama. Perbandingannya terletak pada konsep tidak adanya sanksi bagi mereka yang berduit, sedangkan yang tidak berduit hanya bisa bermimpi untuk mendapatkan porsi yang sama. Padahal, katanya masyarakat kita dibentuk dalam dasar demokrasi. Yang terjadi adalah fleksibilitas sistem yang dipakai. Jika apa yang dilakukannya benar, maka dengan lantang meneriakkan bahwa demokrasi sudah ditegakkan. Jika salah, maka adat-istiadat menjadi rujukan utama dalam menyikapi sebuah persoalan. Intinya, penguasa tidak pernah salah dan jika mereka salah, kembali lagi ke komentar awal. Entahlah, barangkali masyarakat kita ini masih berada pada tahapan perkembangan “alay”. Padahal, kita berada di ujung ...